Suara dari Perupadata

Membingkai Perubahan Iklim sebagai Isu Hak Asasi Manusia: Kisah Yasinta dari Kupang

Seiring dengan perubahan iklim yang semakin memburuk selama bertahun-tahun, badai topan menjadi semakin sering terjadi di seluruh dunia. Badai tropis yang melanda Indonesia pada tahun 2021 telah memengaruhi mata pencaharian banyak orang dan mendorong para nelayan perempuan untuk mencari cara alternatif untuk mendapatkan penghasilan. Kisah Yasinta adalah salah satu kisah tentang kekuatan yang tenang dan perlawanan kolektif.

Selanjutnya

Ketika Suara Bangkit: VCA Mengalihkan Kekuatan kepada Komunitas di Garis Depan Krisis Iklim

Pada tanggal 24 September 2024, di Maumere, Sikka, Indonesia, empat puluh lima perwakilan masyarakat yang terdiri dari pemuda, petani, nelayan, pemimpin adat, dan aktor masyarakat sipil berdiri bersama dan menyuarakan apa yang telah lama tidak terucapkan: bahwa krisis iklim di Nusa Tenggara Timur (NTT) memperparah ketidakadilan struktural yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Selanjutnya

Mengubah narasi: Bagaimana Komunikasi Mendorong Gerakan Keadilan Iklim di Indonesia

Dalam memperjuangkan keadilan iklim, angka dan kebijakan memang penting, namun jangan meremehkan kekuatan cerita yang baik. Program Voices for Just Climate Action (VCA) di Indonesia telah menunjukkan bahwa dampak yang sesungguhnya terjadi bukan hanya ketika masyarakat lokal beradaptasi dengan tantangan iklim, tetapi juga ketika suara mereka disampaikan, didengar, dan dihormati.

Selanjutnya

Mengubah Kekuasaan dari Bawah ke Atas: Bagaimana Perempuan dan Masyarakat Mengubah Kisah Keadilan Iklim di Indonesia

Perjuangan melawan perubahan iklim di Indonesia tidak terjadi di ruang pertemuan ber-AC atau laporan nasional yang mengilap. Perjuangan ini berlangsung di kampung-kampung di tepi sungai, di lahan pertanian yang diperebutkan, melalui ritual-ritual komunal, dan dalam tekad kuat para perempuan yang membentuk kembali narasi tentang siapa yang berhak merancang masa depan. Seiring dengan meningkatnya krisis iklim, demikian pula tekad mereka yang telah lama tersisih dari pengambilan keputusan. Saat ini, mereka tidak hanya meminta kursi di meja perundingan; mereka juga membangun meja perundingan itu sendiri.

Selanjutnya

Apa yang Dapat Dilakukan oleh Warga Negara? Pelajaran Praktis dalam Aksi Iklim dari Kaum Muda dan Komunitas di Indonesia

Aksi iklim dimulai dari diri kita sendiri. Namun, sebelum bertindak, kita harus terlebih dahulu memahami bagaimana krisis iklim memengaruhi kita di lapangan dan bagaimana masyarakat biasa meresponsnya dengan keberanian, kreativitas, dan kebersamaan. Salah satu contoh paling jelas dari hal ini ada di Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana program VCA, melalui koalisi dan mitra lokal, telah mendukung dan bekerja sama dengan pemuda dan masyarakat sejak 2021.

Selanjutnya

Dari Hutan Adat ke Pendanaan Iklim: VCA Indonesia Memperjuangkan Keadilan Iklim dari Bawah ke Atas

Di jantung nusantara, dari pesisir pantai yang dipenuhi hutan bakau di Nusa Tenggara Timur hingga hutan lebat di Papua, sebuah transformasi yang pelan namun kuat sedang berlangsung. Transformasi ini tidak hanya digerakkan oleh pemerintah atau lembaga, tetapi juga oleh masyarakat, yang terdiri dari berbagai tetua adat, aktivis muda, kepala desa, dan perempuan setempat, yang merebut kembali hak mereka untuk menentukan masa depan tanah dan iklim mereka.

Selanjutnya

Melampaui Krisis: Bagaimana Masyarakat Memimpin Gerakan Keadilan Iklim di Indonesia

Di tahun yang ditandai dengan meningkatnya urgensi iklim, masyarakat di seluruh Indonesia tidak hanya beradaptasi, tetapi juga bersuara. Dari tepian Dayeuhkolot hingga desa-desa terpencil di Sumba Timur, suara-suara masyarakat setempat membentuk wacana iklim, membuktikan bahwa mereka yang paling terdampak adalah pihak yang paling siap untuk memimpin. Didukung oleh program Voices for Just Climate Action (VCA), kisah-kisah ini mengungkapkan peningkatan kapasitas kelompok-kelompok akar rumput untuk mempengaruhi perubahan; secara lokal, nasional, dan global.

Selanjutnya

Seni sebagai Bentuk Perlawanan: Bagaimana VCA Indonesia Menggunakan Budaya, Kreativitas, dan Komunitas untuk Mendorong Keadilan Iklim

Ketika perubahan iklim tidak hanya mengancam bentang alam, tetapi juga jantung dari identitas sebuah komunitas, maka respon yang diberikan harus lebih dari sekadar teknis. Respons tersebut harus bersifat manusiawi. Di Indonesia, di mana suara masyarakat adat, perempuan, pemuda, dan kelompok-kelompok terpinggirkan lainnya telah lama dikesampingkan dalam wacana iklim, aliansi yang tergabung dalam program Voices for Just Climate Action (VCA) Indonesia telah menggunakan cara yang tidak biasa namun ampuh untuk menggeser narasi dan kekuasaan: seni.

Selanjutnya

Federasi Perempuan Indonesia: Memberdayakan Perempuan, Memperkuat Komunitas, dan Melindungi Lingkungan

Di negara di mana diskriminasi dan standar ganda terhadap perempuan masih sering terjadi, memiliki komunitas yang memberdayakan dan mengangkat satu sama lain serta mendorong perempuan untuk memberikan dampak sangat dibutuhkan - salah satunya adalah Women's Federation Indonesia.

Selanjutnya

VCA Tanah Papua: Perjalanan Lima Tahun

Papua dikenal sebagai provinsi paling timur Indonesia, sering didengar namun jarang ditampilkan, bersembunyi di balik kekayaan budaya dan keanekaragaman hayatinya. Namun, berbagai faktor, terutama investasi berbasis bisnis, mengancam keindahannya, menguras sumber daya alamnya dan mengurangi kemampuan masyarakatnya untuk memerangi perubahan iklim. Di antara berbagai gerakan yang terjadi di Papua, World Wildlife Fund (WWF), bekerja sama dengan program Voices for Just Climate Action atau VCA di Tanah Papua, telah menunjukkan kontribusi aktif dengan para pemangku kepentingan penting dan hasil yang nyata dalam pengembangan masyarakat.

Selanjutnya

Pelajari lebih lanjut tentang mitra kami