Suara dari Artikel

Menabur Benih Perubahan: Memberdayakan Perempuan melalui Pembelajaran Antar Sesama

Apa arti kunjungan pertukaran pembelajaran bagi perempuan, dan peran apa yang dimainkannya dalam memberdayakan perempuan untuk membentuk narasi dan solusi perubahan iklim? Pelajari bagaimana Siaya Muungano Network membantu perempuan tidak hanya meningkatkan pertanian dan pengelolaan sumber daya alam, tetapi juga ikut serta dalam membentuk solusi untuk perubahan iklim melalui pertukaran pembelajaran antar sesama.

Selanjutnya

Mengapa ketahanan pangan harus dimulai dari tingkat komunitas

Inti dari ketahanan pangan lebih dari sekadar akses terhadap pangan; ketahanan pangan adalah tentang bagaimana masyarakat memiliki kekuatan untuk menentukan, menumbuhkan, dan mempertahankan sistem pangan mereka. Di seluruh Indonesia, terutama di daerah terpencil, para pejuang lokal menenun ketangguhan, tradisi, dan inovasi ke dalam struktur respons mereka terhadap krisis iklim.

Selanjutnya

Ketika Suara Bangkit: VCA Mengalihkan Kekuatan kepada Komunitas di Garis Depan Krisis Iklim

Pada tanggal 24 September 2024, di Maumere, Sikka, Indonesia, empat puluh lima perwakilan masyarakat yang terdiri dari pemuda, petani, nelayan, pemimpin adat, dan aktor masyarakat sipil berdiri bersama dan menyuarakan apa yang telah lama tidak terucapkan: bahwa krisis iklim di Nusa Tenggara Timur (NTT) memperparah ketidakadilan struktural yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Selanjutnya

Aksi iklim dari dapur

Di banyak komunitas pedesaan di seluruh Kenya, dapur lebih dari sekadar tempat memasak; dapur adalah garis depan dalam memerangi perubahan iklim. Di Lamu, perempuan bukan hanya pengasuh dan ibu rumah tangga; mereka adalah pejuang iklim. Di tengah kenaikan suhu, cuaca yang tidak menentu, dan hutan yang semakin berkurang, para perempuan di Lamu diam-diam memimpin revolusi hijau dengan alat yang sederhana namun ampuh, yaitu jiko yang hemat energi.

Selanjutnya

Mengubah Kekuasaan dari Bawah ke Atas: Bagaimana Perempuan dan Masyarakat Mengubah Kisah Keadilan Iklim di Indonesia

Perjuangan melawan perubahan iklim di Indonesia tidak terjadi di ruang pertemuan ber-AC atau laporan nasional yang mengilap. Perjuangan ini berlangsung di kampung-kampung di tepi sungai, di lahan pertanian yang diperebutkan, melalui ritual-ritual komunal, dan dalam tekad kuat para perempuan yang membentuk kembali narasi tentang siapa yang berhak merancang masa depan. Seiring dengan meningkatnya krisis iklim, demikian pula tekad mereka yang telah lama tersisih dari pengambilan keputusan. Saat ini, mereka tidak hanya meminta kursi di meja perundingan; mereka juga membangun meja perundingan itu sendiri.

Selanjutnya

Seni sebagai Bentuk Perlawanan: Bagaimana VCA Indonesia Menggunakan Budaya, Kreativitas, dan Komunitas untuk Mendorong Keadilan Iklim

Ketika perubahan iklim tidak hanya mengancam bentang alam, tetapi juga jantung dari identitas sebuah komunitas, maka respon yang diberikan harus lebih dari sekadar teknis. Respons tersebut harus bersifat manusiawi. Di Indonesia, di mana suara masyarakat adat, perempuan, pemuda, dan kelompok-kelompok terpinggirkan lainnya telah lama dikesampingkan dalam wacana iklim, aliansi yang tergabung dalam program Voices for Just Climate Action (VCA) Indonesia telah menggunakan cara yang tidak biasa namun ampuh untuk menggeser narasi dan kekuasaan: seni.

Selanjutnya

Memperkuat Suara Akar Rumput dalam Advokasi Pendanaan Iklim

Pendanaan iklim telah menjadi pilar penting dalam perjuangan global melawan perubahan iklim. Mulai dari proyek mitigasi hingga upaya adaptasi, aliran dana sangat penting dalam menentukan siapa yang akan didukung, bagaimana ketahanan dibangun, dan komunitas mana yang dapat berkembang di tengah guncangan iklim. Namun, satu kelompok pemangku kepentingan utama sering kali terpinggirkan dalam diskusi-diskusi ini: masyarakat akar rumput.

Selanjutnya

Sertifikat tanah di tangan Loma dan Marina Kue

Dalam sebuah peristiwa bersejarah, komunitas adat Loma yang terdiri dari suku Guaraní Ñandeva dan koloni Marina Kué (sekarang San Óscar Romero) telah membuat pencapaian penting dalam perjuangan panjang mereka untuk mendapatkan hak atas tanah. Setelah 41 tahun melakukan perlawanan terhadap invasi dan ketidakpedulian negara, komunitas Loma di Chaco, Paraguay, menerima hak atas 10.000 hektar wilayah leluhurnya yang pertama.

Selanjutnya

PSAf Memberdayakan Jurnalis di Mazabuka untuk Mendorong Aksi Iklim dan Narasi Keadilan

Panos Institute Southern Africa (PSAf), di bawah program VCA, berhasil menyelenggarakan lokakarya pelatihan media transformatif pada bulan Mei 2025 di Mazabuka, Zambia, yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas jurnalis, pendongeng, dan komunikator lokal dalam Aksi Iklim, Advokasi, dan Keadilan. Inisiatif ini, yang berpuncak pada kegiatan pengumpulan cerita yang kuat di masyarakat Mwanachingwala dan Nacipoma, bertujuan untuk membekali para peserta dengan alat dan pengetahuan untuk menerjemahkan data iklim yang kompleks menjadi narasi yang dapat diakses dan berbasis lokal yang dapat menjadi katalisator perubahan.

Selanjutnya

Federasi Perempuan Indonesia: Memberdayakan Perempuan, Memperkuat Komunitas, dan Melindungi Lingkungan

Di negara di mana diskriminasi dan standar ganda terhadap perempuan masih sering terjadi, memiliki komunitas yang memberdayakan dan mengangkat satu sama lain serta mendorong perempuan untuk memberikan dampak sangat dibutuhkan - salah satunya adalah Women's Federation Indonesia.

Selanjutnya

Pelajari lebih lanjut tentang mitra kami