Memberdayakan Masyarakat Adat untuk Pengelolaan Hutan yang Adil
Di Gran Pantanal, Bolivia, komunitas Pilay dan Manantial di TIOC Guayé menghadapi tantangan krusial: kurangnya kontrol atas pemanenan sumber daya hutan mereka.
Selama bertahun-tahun, perwakilan hukum masyarakat telah memberikan surat kuasa kepada pengusaha kayu yang berbeda tanpa pengawasan yang jelas, yang menimbulkan ketidakpastian tentang jumlah kayu yang dipanen dan diangkut. Situasi ini menciptakan kebutuhan untuk memperkuat kontrol teritorial dan menjamin pembayaran yang adil atas penggunaan sumber daya mereka dalam kerangka rencana pengelolaan hutan.

Untuk mengatasi masalah ini, ORE mempromosikan inisiatif bantuan hukum, memberikan saran tentang kebijakan kehutanan dan proses administrasi. Sebagai bagian dari solusi, pembentukan komite kehutanan campuran, yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari kedua komunitas, diusulkan untuk membuat aturan yang jelas dan memastikan administrasi yang lebih adil dalam pembagian keuntungan.
Inisiatif ini mencakup lokakarya pelatihan selama dua hari, dengan terjemahan ke dalam bahasa asli Zamuco, yang memberikan informasi rinci tentang peraturan yang berlaku saat ini dan model kontrak yang dikembangkan untuk memastikan pembayaran yang adil. Sebagai hasil dari proses ini, kelompok masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk bernegosiasi dengan pembeli karena mereka tidak dapat berbahasa Spanyol, bahasa yang digunakan untuk menulis peraturan, kini memiliki alat yang melindungi hak-hak hukum mereka dan kontrak yang menguntungkan masyarakat.

Dampaknya signifikan dalam berbagai aspek. Yang pertama adalah pertemuan strategis yang diadakan antara tanggal 20 Februari dan 5 Maret 2024, dengan pihak berwenang Ayoreo dan perwakilan dari berbagai lembaga, termasuk CANOB, Majelis Departemen dan Sistem Sertifikasi dan Insentif Hutan Bolivia. Kedua, berkat upaya-upaya tersebut, anggota masyarakat Pilay dan Manantial secara aktif berpartisipasi dalam menyusun kontrak yang melindungi hak-hak mereka dan meningkatkan kemampuan mereka dalam bernegosiasi dengan agen-agen kehutanan. Dokumen ini tidak hanya mewakili kemajuan dalam pengelolaan wilayah mereka, tetapi juga meletakkan dasar bagi transparansi dan kesetaraan yang lebih besar dalam mengelola sumber daya TIOC Guayé.
