Perempuan di Jalur Chaco
Boquerón. Organisasi Paraguay untuk Konservasi dan Pembangunan Berkelanjutan (OPADES) menyelenggarakan Perkemahan Jejak untuk Perempuan yang pertama. Kegiatan ini berlangsung di Taman Nasional 'Teniente Agripino Enciso', dari tanggal 23-27 Oktober.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya kegiatan semacam ini dilakukan di Paraguay. Meskipun demikian, acara ini benar-benar istimewa karena dirancang dan difokuskan secara eksklusif untuk para wanita untuk melatih mereka dalam memandu dengan langkah-langkah keselamatan dan pengetahuan teknis. Pelatihan ini menjadi kunci karena kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan bagi mereka dan masyarakat.

Empat tahun lalu, OPADES mulai mengerjakan jalur interpretasi dengan penduduk di Ybycuí, di departemen Paraguarí. Pengalaman tersebut menjelaskan fakta bahwa tugas memasang rambu dan tiang serta mengangkutnya sejauh beberapa kilometer, selain membawa semen, gerobak dorong, dan peralatan lainnya, merupakan pekerjaan yang dipimpin oleh laki-laki. Oleh karena itu, organisasi ini mulai melatih para perempuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut secara setara. Dalam kerangka program sukarela, mereka menciptakan sebuah sekolah kecil untuk tujuan ini.
”Rencana pelatihan sekolah termasuk membuat semen, menggali sumur, belajar menggunakan linggis, dan kegiatan serupa. Maka lahirlah ide untuk membuat kamp pelatihan bagi perempuan,” kata Araceli González, manajer proyek OPADES.
Kamp ini menyatukan hampir 40 perempuan dari Ybycuí, Yvytyrusu dan masyarakat adat yang bermukim di zona penyangga taman nasional.

Para wanita berpartisipasi dalam lokakarya pelatihan di mana mereka belajar tentang jenis-jenis jalur dan pariwisata yang terkait dengan lingkungan alam. Yang paling penting, mereka belajar bagaimana mengubah pengetahuan ini menjadi peluang pertumbuhan ekonomi.
