Inovator Biupe: Pemuda di Mukuru Memimpin Solusi Iklim yang Dipimpin Secara Lokal

Biupe Innovators adalah sebuah kelompok yang terletak di jantung Mukuru, salah satu pemukiman informal terbesar di Afrika. Dimulai pada tahun 2011 dengan hanya 63 anggota, sertifikasi pada tahun 2012 dan sekarang memiliki 15 anggota aktif. Meskipun merupakan kelompok kecil, Biupe dikenal sebagai pemimpin solusi lokal di komunitas mereka, dan kelompok ini terlibat dalam pertanian perkotaan, peternakan unggas, pengelolaan limbah, advokasi perubahan iklim, penanaman pohon, dan pembersihan komunitas.

Julius Obisa, manajer program Biupe, menyoroti bahwa kelompok ini telah mengalami penurunan keanggotaan yang substansial, menyusut dari 63 anggota menjadi 15 anggota. Penurunan ini disebabkan oleh dampak buruk dari pandemi Covid-19. Dengan datangnya pandemi, kegiatan kelompok terhenti, sehingga memaksa beberapa anggota, yang berperan sebagai penyedia utama bagi keluarga mereka, untuk mencari peluang kerja di luar Mukuru untuk mempertahankan mata pencaharian mereka. Namun demikian, Biupe tetap tangguh dan upaya berkelanjutan mereka di masyarakat terus menciptakan perbedaan yang nyata.

 

Inovator Biupe Memimpin Pembersihan Komunitas di Mukuru kwa Ruben. Kredit foto: KYCTV

 

Biupe merupakan salah satu dari 106 kelompok yang menerima dukungan finansial melalui program Voices for Just Climate Action (VCA) yang difasilitasi oleh Muungano wa Wanavijiji. Dukungan ini bertujuan untuk membantu kelompok-kelompok aksi iklim lokal dan memperluas inisiatif iklim yang inovatif di komunitas perkotaan yang terpinggirkan di Nairobi, Kisumu, dan Nakuru. Dukungan tersebut membantu mereka melanjutkan inisiatif mereka ketika mereka sedang berjuang dan berpikir untuk menunda kegiatan mereka. Kelompok ini juga menerima pengembangan kapasitas tentang bagaimana membuat karya mereka terlihat. Melalui hal ini, mereka membuka halaman Facebook, yang telah mendapatkan banyak daya tarik karena mereka sekarang dapat memamerkan pekerjaan luar biasa yang mereka lakukan di komunitas.

Julius telah menjadi bagian dari grup ini sejak awal hingga saat ini. Dia percaya bahwa orang harus mengadopsi pohon, dengan menyatakan, ”Orang-orang harus didorong untuk mengadopsi pohon; hal ini terutama karena jika Anda ingin melokalisasi agenda perubahan iklim, maka sangat penting bagi kita untuk beralih dari jargon.”

Biupe memiliki program di mana mereka membimbing anak-anak di sekolah dasar. Julius mengatakan bahwa kelompok ini harus memasukkan Climate Innovative Challenge (CIC) ke dalam kurikulum.

”Kami ingin perubahan iklim menjadi bagian dari kurikulum,”

katanya.

”Ini akan menjadi terobosan besar jika CIC ditingkatkan di negara ini.”

Biupe percaya bahwa sangat penting untuk mulai mengajarkan anak-anak tentang pentingnya merawat lingkungan dan menginspirasi mereka untuk memimpin dalam solusi perubahan iklim yang dipimpin secara lokal. ”Ketika Anda mengajarkan cara-cara inovatif kepada anak-anak, maka kita dapat mendidik mereka untuk menjadi pejuang iklim, dan kami percaya bahwa mereka adalah masa depan masa depan.”

”Menurut pengalaman saya, saya merasa sulit untuk mengubah orang dewasa menjadi juara iklim dibandingkan dengan anak-anak. Pendidikan adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan, dan dengan memulai sejak dini dan mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan, kita menciptakan budaya keberlanjutan yang akan terus berlanjut hingga mereka dewasa. Dengan menginspirasi kepemimpinan pada anak-anak, kita dapat menciptakan generasi muda yang proaktif, inovatif, dan bersemangat untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi semua.”

Selain pekerjaan mereka dengan anak-anak, Biupe telah mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat melalui kegiatan seperti perencanaan kota. Kelompok ini telah mampu membantu mengamankan ketahanan pangan bagi anggota masyarakat, dan mereka juga telah mengatasi masalah malnutrisi di pemukiman informal dengan mengedukasi anggota masyarakat tentang pentingnya memiliki pola makan yang seimbang.

Peternakan unggas adalah cara lain yang dilakukan Biupe untuk membuat perubahan di masyarakat. Kelompok ini mengajarkan para anggotanya cara beternak ayam dan menjual telur, memberikan mereka sumber pendapatan yang berkelanjutan. Biupe juga memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah dan pembersihan komunitas. Kelompok pemuda ini bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan komunitas mereka dengan mengedukasi warga tentang metode pembuangan sampah yang benar dan secara aktif terlibat dalam kegiatan bersih-bersih rutin.

Melalui upaya mereka, Biupe secara efektif mengurangi jumlah sampah yang terakumulasi di tempat pembuangan akhir sekaligus menanamkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab di antara anggota masyarakat. Dedikasi dan dampak yang mereka berikan menginspirasi orang lain untuk bergabung dalam perjuangan melawan perubahan iklim, membuat perbedaan nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di Mukuru.

Penanaman pohon juga merupakan bagian penting dari pekerjaan Biupe, karena mereka percaya bahwa menanam pohon adalah cara yang sederhana dan efektif untuk mengatasi perubahan iklim. Menanam pohon membantu mengurangi emisi karbon dan memberikan keteduhan serta tempat berteduh bagi masyarakat.

Meskipun berasal dari pemukiman informal, Biupe dan anggotanya tangguh dan berkomitmen untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Kata Julius, ”Kita harus membimbing anak-anak muda agar mereka tumbuh dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.”

Pelajari lebih lanjut tentang mitra kami